SEKITARSEMARANG – Setelah diadakan debat capres 2024 ketiga pada 7 Januari lalu, elektabilitas dari pasangan capres-cawapres nomor urut 3, Ganjar Pranowo-Mahfud MD naik dengan drastis dan mendekati pasangan capres-cawapres nomor urut 2, Prabowo-Gibran.

Lingkaran Survei Indonesia (LSI) awalnya mengemukakan bahwa hasil jajak pendapat yang bertajuk “Konferensi Pers Denny JA: Terbukanya Peluang Satu Putaran?”. Dalam survey tersebut memperlihatkan bahwa elektabilitas pasangan Ganjar Mahfud hampir menyaingi Prabowo Gibran dan mengungguli Anies Muhaimin.

Survei yang di adakan oleh LSI ini dilakukan pada 3-11 Januari 2024 yang diikuti oleh sekitar 1.200 responden dari berbagai wilayah dengan teknik pengumpulan data survei menggunakan wawancara tatap muka dengan kuesioner. Dalam survei tersebut, survei ini menggunakan metode kuantitatif, kualitatif, analisis media, in-depth interview, dan focus group discussion, dengan margin of error survei hingga 2,9 persen.

Pada Kamis (18/1/2024), Peneliti Senior LSI Denny JA, Ardian Sopa mengumumkan bahwa Ganjar-Mahfud saat ini meraih elektabilitas sebesar 24,8 persen, dan telah berada di posisi kedua sebelum pasangan nomor urut 2 Prabowo-Gibran yang meraih elektabilitas sebesar 46,6 persen pada Januari 2024.

Sementara itu, untuk pasangan nomor urut 1, Anies Baswedan-Muhaimin Iskandar memiliki elektabilitas sebesar 22,8 persen. Diketahui juga bahwa 5,3 persen responden lainnya memilih untuk tidak menjawab atau masih bimbang, dan 0,5 persen suara tidak sah.

“Dari data yang sudah kami peroleh, jerlihat bahwa pasangan Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka meraih elektabilitas diatas kedua paslon lainnya, yakni pada November awal 40%, kemudian 42, 41, 43, dan saat ini telah meraih 46,6 persen yang menjadikannya urutan pertama paslong dengan elektabilitas terbesar.” Ucap Ardian.

“Sementara itu, untuk paslong Ganjar Pranowo dan Mahfud MD, elektabilitas awalnya adalah 28,24,26, kemudian 22, dan sekarang menyentuh angka 24,8 persen.” Sambung Ardian.

Di sisi lain, paslon Anies-Muhaimin menelan kabar pait setelah elektabilitas yang dia miliki turun jauh saat ini. Pada awal 2024, tepatnya di bulan Januari, paslon Anies Baswedan dan Muhaimin Iskandar hanya meraih 22,8% elektabilitas. Angka tersebut diketahui turun setelah sebelumnya pada Desember 2023, paslon nomor urut 1 tersebut berada pada 25,8 persen.

“Untuk elektabilitas dari paslon Anies Baswedan dan Muhaimin Iskandar pada Desember pernah mengungguli Ganjar-Mahfud, dimana Anies-Muhaimin 25,3% sementara Ganjar Mahfud 22,9%. Saat ini posisi menjadi terbalik, pasangan Anies-Muhaimin 22,8% sementara Ganjar-Mahfud 24,8 persen.” Jelas Ardian.