SEKITARSEMARANG – Seperti yang diketahui, Debat capres merupakan perdebatan antara para calon Presiden untuk mengemukakan gagasan dan tujuan dari para peserta di masa depan yang akan datang. Debat capres juga menggunakan tema dan topik yang berbeda di setiap sesinya yang dimaksudkan untuk para calon Presiden untuk menjelaskan secara rinci permasalahan di suatu negara.

Debat Capres bertujuan juga untuk membahas isu-isu relevan dengan pemilihan Presiden. Seperti itu ekonomi, hukum, pendidikan, kesehatan, keamanan, dan lingkungan, sehingga pemilih dapat memperoleh informasi yang cukup untuk membuat keputusan yang tepat.

Prabowo Subianto yang merupakan Calon Presiden (Capres) nomor urut 2 menyampaikan kekecewaannya usai debat ketiga Pilpres 2024. Prabowo mengatakan bahwa dirinya merasa kecewa dengan narasi yang disampaikan oleh kedua capres lainnya saat debat sedang berlangsung.

“Tadi, boleh saya komentar sedikit, saya agak-agak sedikit kecewa dengan kualitas, terutama narasi yang disampaikan oleh paslon-paslon yang lain.” Ucap Prabowo dalam konferensi pers di Istora Senayan, Jakarta pada Minggu (7/1/2024).

Prabowo juga menjelaskan kekecewaan dirinya terhadap narasi yang disampaikan oleh Paslon lain saat sedang debat Pilpres. Alasan pertama dari kekecewaannya disebabkan oleh data yang disampaikan kedua paslon banyak yang keliru. Selanjutnya, Prabowo memandang narasi yang digunakan kedua capres lainnya tidak mencerminkan seorang negarawan.

“Pertahanan adalah sakral. Dan tadi kalau tidak salah ada paslon yang mengatakan untuk pertahanan tidak ada rahasia. Saya kira ini sangat lucu, ini sangat tidak pantas bagi seorang pemimpin.” Ucapnya.

Lebih lanjut lagi, Prabowo juga menyebut bahwa dibalik 2 paslon lainnya, ada juga partai pengusung yang berada di komisi I DPR. Para partai tersebut telah menyetujui anggaran pertahanan dalam komisi I DPR.

“Dan yang anehnya adalah baik paslon 1. Partai-partai pengusungnya kan PKB, NasDem dan PKS. Kemudian pengusung untuk paslon 3 adalah PDIP dan PPP. Mereka semuanya ada dalam komisi I DPR.” Kata Prabowo.

“Jadi semua masalah anggaran pertahanan dibahas di komisi I DPR, diawasi, diperiksa bolak balik, dan disetujui. Jadi mereka setujui kan? makanya aneh.” Sambungnya.