SEKITARSEMARANG – Bukan hanya di Indonesia, ternyata pemilihan Presiden AS juga akan diselenggarakan di tahun 2024 ini. Amerika Sarat ini merasakan atmosfir pemula yang sama seperti di Indonesia.

Diketahui bahwa Amerika Serikat diselenggarakan setiap dua tahun sekali pada bulan November tahun genap. Pemilu selalu jatuh pada hari Selasa yang jatuh pada bulan tersebut.

Walaupun diselenggarakan setiap 2 tahun sekali tetapi, hanya setiap 2 tahun pemilu itu digunakan untuk pemilihan anggota DPRD dan beberapa dari anggota senator dan 4 tahun sekali jabatan Presiden AS diperebutkan, dan pemilu yang inilah yang umumnya menarik perhatian dunia, contohnya Pemilu AS 2000 dan Pemilu AS 2004.

Saat ini, pada Sabtu (6/1/2024) Presiden Amerika Serikat, Joe Biden yang sedang memulai kampanye perdana jelang pemilu di AS tahun ini. Dalam kampanye tersebut, Biden menyindir Donald Trump Seperti Nazi.

“Dirinya bersedia mengorbankan demokrasi kita, menempatkan dirinya dalam kekuasaan.” Ucap Biden di depan banyak warga AS.

Biden diketahui telah memulai kampanye perdananya di dekat Valley Forge, Amerika Serikat. Lokasi tersebut diketahui merupakan situs bersejarah yang menjadi tempat presiden pertama, George Washington, mengumpulkan kembali pasukan Amerika selama perang kemerdekaan yang terjadi hampir 250 tahun yang lalu.

Dalam pidato yang dilakukan olehnya, Biden menyindir bahwa Trump sebelumnya telah gagal mencegah serangan massa yang terjadi di Capitol pada tahun 2021. Biden juga menuduh Donald Trump beserta pendukungnya masih melakukan kekerasan menjelang pemungutan suara di Pemilu AS 2024.

“Dirinya berbicara tentang darah orang Amerika yang diracuni, mengulangi bahasa yang sama persis dengan yang digunakan di Nazi Jerman.” Ucap Biden.

Biden terus menerus melontarkan kritikan kepada Trump karena diketahui bahwa Donald Trump memiliki angka suara yang begitu besar yang didukung oleh masyarakat. Biden mengatakan juga bahwa Trump hanya terobsesi terhadap kehidupan masa lampau dirinya di Amerika Serikat.

“Dia hanya terobesi dengan masa lalu. Ingin mengendalikan semua orang di Amerika Serikat untuk mengikuti kemauan egoisnya tanpa memikirkan para warga.” Ucap Biden.

Pidato yang dilontarkan Biden tersebut menandai awal tahun yang agresif karena ia bersaing ketat dengan Trump dalam jarak pendapatan terkait pemilu AS baru-baru ini. Iklan TV pertama Biden pada tahun ini memperingatkan adanya ancaman ekstrimis terhadap demokarasi dengan menampilkan gambar serangan Capitol yang diiringi musik dramatis.