SEKITARSEMARANG – Ragnar Lothbrok, seorang nama yang telah menggema melalui lorong-lorong waktu dan membentuk citra Viking dalam budaya populer. Ia adalah seorang prajurit, penjelajah, dan raja yang konon hidup pada abad ke-9 Masehi. Meski terdapat perdebatan mengenai keberadaan historisnya, cerita-cerita tentang Ragnar dan keturunannya telah lama menjadi bagian dari folklore Skandinavia dan sumber inspirasi bagi berbagai karya sastra dan televisi, termasuk serial populer “Vikings”.

Ragnar Lothbrok, yang namanya berarti “Ragnar Rambut Kusut” atau “Ragnar Celana Berbulu”, adalah sosok yang hampir mitologis. Cerita tentangnya diwariskan melalui saga Nordik dan puisi Skaldic, yang merupakan sumber utama informasi tentangnya, meskipun catatan-catatan ini sering kali bersifat legendaris dan simbolis daripada historis.

Ragnar dikatakan telah melakukan banyak ekspedisi merampok ke Prancis dan Inggris. Salah satu kisah paling terkenal adalah ketika ia menyerang Paris dengan armada besar. Menurut legenda, ia mengalahkan Paris dan mendapatkan bayaran tebusan yang besar untuk pergi. Hal ini mungkin berdasarkan pada pengepungan bersejarah Paris oleh Viking pada tahun 845 M.

Kisah-kisah lain menggambarkan Ragnar melakukan penaklukan di Inggris, menyerang dan menjarah kota-kota seperti York. Ia juga disebut-sebut telah menavigasi ke pantai Mediterania, menunjukkan bakat penjelajahannya yang luar biasa.

Ragnar dikenal mempunyai beberapa istri, di antaranya adalah Lagertha dan Aslaug, yang masing-masing memberinya banyak anak. Keturunannya, termasuk Bjorn Ironside, Ivar the Boneless, dan Sigurd Snake-in-the-Eye, semuanya menjadi tokoh utama dalam saga Viking dan pemimpin yang berpengaruh.

Kematian Ragnar Lothbrok adalah bagian yang sangat dramatis dari legenda. Dikatakan bahwa ia tewas di tangan Raja Aella dari Northumbria yang membuangnya ke dalam lubang berisi ular berbisa. Kematian tragisnya memicu anak-anaknya untuk mengumpulkan pasukan besar dan menyerang Inggris dalam apa yang dikenal sebagai “The Great Heathen Army”, membalas kematian ayah mereka.

Perdebatan terus berlangsung tentang seberapa banyak dari kisah Ragnar yang didasarkan pada fakta sejarah. Banyak sejarawan berpendapat bahwa Ragnar mungkin merupakan gabungan dari beberapa tokoh Viking yang berbeda atau bahwa ceritanya sangat dilebih-lebihkan atau disalahpahami seiring waktu.

Dalam budaya populer, Ragnar Lothbrok telah dihidupkan kembali sebagai simbol dari kebebasan, keberanian, dan jiwa petualang Viking. Serial televisi “Vikings”, yang pertama kali ditayangkan pada tahun 2013, telah membawa cerita Ragnar dan keluarganya ke audiens global, memperkenalkan elemen-elemen sejarah Viking dan legenda Nordik kepada para penonton baru.

Meskipun dikelilingi oleh misteri, Ragnar Lothbrok tetap menjadi sosok yang menarik dan penting dalam sejarah Viking. Legenda yang mengelilinginya memberikan wawasan yang berharga tentang nilai-nilai, kepercayaan, dan budaya Viking. Ragnar mewakili ideal prajurit Viking berani, cerdik, dan tak terkalahkan. Sementara garis antara fakta dan fiksi mungkin kabur, daya tarik dan inspirasi yang diberikan oleh Ragnar Lothbrok terbukti nyata dan terus berlanjut hingga hari ini, menjadikannya abadi dalam sejarah dan mitos Nordik.