Tag: Pemerkosaan

Berdalih Obati Anak Yang Mengalami Gangguan, Ayah Di Tangerang Tega Perkosa Anak Tirinya

SEKITARSEMARANG – Seorang Pria berinisial S yang berasal dari Kabupaten Tangerang, berhasil ditangkap oleh pihak kepolisian setelah adanya dugaan pemerkosaan yang dilakukan S kepada anak tirinya sendiri yang masih berusia 15 tahun. Kasus tersebut viral dan menjadi bahan perbincangan masyarakat yang tidak tega terhadap keluarga tersebut.

https://sekitarsemarang.com/

Kasat Reskrim Polres Tangerang, Kompol Arief Nazaruddin Yusuf, mengatakan bahwa saat ini pihak nya telah menetapkan S sebagai tersangka dari kasus tersebut. Pihaknya juga telah memiliki bukti yang cukup untuk membuka kasus dari pelaku berinisial S tersebut.

“Setelah pihak kami berhasil melakukan beberapa permintaan keterangan saksi dan tambahan dari beberapa ahli, kami telah menyatakan bahwa pelaku S sudah kami jadikan tersangka. Hal tersebut juga didukung dengan adanya bukti yang cukup bahwa pelaku bertanggung jawab atas perbuatan pencabulan ini.” Ucap Arief.

Arief juga mengatakan bahwa saat ini gelar perkara dari perbuatan pelaku S telah ditetapkan dan saat ini telah ditahan oleh pihak kepolisian.

“Pelaku saat ini akan kami tindak pidana dengan sangkaan Pasal 81 ayat 1 UU No 17 Tahun 2016 dan atas Perubahan Kedua UU Nomor 23/2003 tentang Perlindungan Anak dengan ancaman 15 tahun dan denda paling banyak sebesar RP 15 miliar.” Ucap Arief.

Kompol Arief menjelaskan bahwa modus yang di gunakan oleh S untuk melakukan aksi pemerkosaan terhadap anak tirinya sendiri. Pelaku diketahui memerkosa korban dengan cara memandikannya dengan dalih pengobatan. Tanpa adanya ilmu kedokteran ataupun kesehatan, pelaku membohongi korban meyakinkan bahwa hal tersebut dimaksudkan untuk pengobatan.

Bahkan, pelaku S juga mengatakan bahwa anak tirinya mengalami gangguan psikis. Hal tersebut tentu saja merupakan sebuah dalih untuk memuluskan aksi bejatnya tersebut.

Kisah tragis tersebut juga memberikan tanda tanya terhadap masyarakat sekitar geram terhadap aksi yang dilakukan S dan meminta pihak pengadilan untuk menjatuhi hukuman sesuai dengan perlakuan yang dilakukan oleh dirinya terhadap anak yang masih berusia 15 tahun tersebut.

Pulang Menengok Anak Di Pondok, Ibu Asal Bekasi Ini Diperkosa 2 Pria Di Kediri

SEKITARSEMARANG – Pada Sabtu (6/1/2024), telah terjadi aksi pemerkosaan terhadap ibu asal Bekasi berinisial SP (34) oleh 2 pria di Kediri dengan modus menawarkan pekerjaan via Facebook. Sebelumnya diketahui bahwa SP diketahui kehabisan uang seusasi menengok anak dan keponakannya yang sedang mondok di Kediri.

Kapolres Kediri AKBP Bimo Ariyanto membenarkan terjadinya peristiwa tersebut dan saat ini menegaskan bahwa kedua pelaku tersebut telah ditangkap oleh anggota Satreskrim Polres Kediri.

“Iya, benar kejadian tersebut terjadi pada awal tahun baru 2024 kemarin, dan pelaku telah diamankan oleh anggota Satreskrim Polres Kediri. Saat ini, kami sedang melakukan pendalaman terhadap aksi dari pelaku.” Ucap Bimo.

Detail dari kejadian tersebut juga disampaikan oleh Kasatreskrim Polres Kediri AKP Fauzi Pratama. Dirinya menyebutkan bahwa korban datang ke Kediri sejak 5 Desember 2023 lalu untuk menemui anaknya.

“Korban diketahui bertinggal di Bekasi dan berniat untuk mengunjungi anaknya di salah satu Ponpres yang ada di Kecamatan Gurah, Kediri. Dirinya berniat untuk menginap disana hingga 28 Desember 2023. Selanjutnya, SP juga menengok keponakannya di ponpes yang ada di Kota Kediri dan menginap disana hingga 1 Januari 2024.” Ucap Fauzi.

Akan tetapi, karena kehabisan uang saku, korban berupaya untuk mencari pekerjaan untuk biaya kehidupan. SP diketahui melihat adanya lowongan pekerjaan di Facebook yang di unggah oleh pelaku. Dirinya lantas menghubungi nomor telepon yang tertera pada lowongan tersebut lalu berkomunikasi lewat aplikasi chat online, Whatsapp.

SP diketahui berkomunikasi langsung dengan pelaku bernama Yasak Santoso (31) alias Rizki yang menawarkan pekerjaan di daerah Blitar. Karena keadaan, dan SP butuh pekerjaan, korban tidak menolak untuk diajak berangkat bersama ke Blitar dan diminta menunggu di sekitar Kelurahan Lirboyo, Kota Kediri.

Sekitar pukul 21.00 WIB, tersangka Rizki yang merupakan warga Tenggilis Mejoyo, Surabaya datang bersama tersangka kedua bernama Ugik Farizal (28), yang diketahui merupakan warga asal Papar, Kediri. Kedua pelaku diketahui berboncengan naik satu sepeda motor menuju ke lokasi.

Dalam posisi terpaksa, SP bahkan bersedia untuk berbonceng tiga dengan kedua pelaku menuju ke area persawahan di Desa Gampeng, Kecamatan Gampengrejo, Kediri. Di tempat kejadian tersebut, kedua pelaku akhirnya melakukan aksi pemerkosaan bergilir kepada SP.

Setelah puas memerkosa korban, kedua tersangka tersebut kabur meninggalkan SP sendirian di lokasi persawahan tersebut. Lebih keji lagi, kedua pelaku membawa lari telepon genggam dan dompet dari korban.

Dalam kondisi lemas setelah diperkosa oleh dua orang, SP berlari meminta bantuan kepada warga setempat. SP akhirnya bertemu warga setempat yang sedang mengairi sawah yang kemudian mengantarnya ke Polsek Gampengrejo untuk melaporkan kejadian yang dia derita.

Anggota Resmbok Polres Kediri akhirnya berhasil menangkap pelaku yang berusaha melarikan diri dan bersembunyi di luar kota. Penangkapan tersebut dilakukan di wilayah Blitar, Kabupaten Kediri pada dini hari.

“Alhamdulillah kedua pelaku berhasil kami tangkap di wilayah Blitar dan Kabupaten Kediri. Mereka mengakui perbuatan kejinya terhadap korban SP. Saat ini, kedua pelaku sudah kami bawa dan amankan di Polres Kediri untuk mempertanggung jawabkan perlakuannya tersebut.” Ucap AKP Fauzi.

Tidak hanya itu, Fauzi juga menyampaikan untuk warga Kediri yang berniat mencari kerja melalui media sosial agar berhati-hati dan waspada terhadap penipuan. Dirinya mengatakan bahwa kejahatan bisa terjadi di mana saja dengan motif yang tidak bisa ditebak adanya.