Tag: Prabowo Gibran

Grace Natalie Dukung Penuh Narasi Gibran Saat Debat Cawapres, “Tidak Ada Unsur Menjatuhkan”

SEKITARSEMARANG – Pada Senin (22/1/2024), Wakil Ketua Dewan Pembina Partai Solidaritas Indonesia (PSI), Grace Natalie mengatakan bahwa dirinya sangat terpukau dengan gagasan yang disampaikan Cawapres Nomor Urut 2, Gibran Rakabuming Raka usai debat cawapres di JCC Senayan, Jakarta Pusat, Ahad, Minggu lalu.

“Gagasan yang disampaikan oleh Gibran sangat bagus dan menarik. Semua tepat dibicarakan dalam pembahasan tersebut dan tidak mengandung unsur apapun.” Ucap Grace Natalie saat ditempui di Kebayoran Baru, Jakarta Selatan.

Grace Natalia dukung penuh narasi Gibran di Debat Ketiga Cawapres 2024 dan juga mengatakan bahwa dirinya menyayangkan narasi ‘tengil’ dan ‘tidak tahu sopan santun’ yang ditunjukan kepada Gibran usai debat cawpres tersebut. Menurutnya, Gibran berkontestasi tanpa menjatuhkan secara personal cawapres lainnya. Dirinya juga mengatakan bahwa informasi dari gagasan yang dibincangkan Gibran tidak menyampaikan informasi bohong, fitnah, dan hoaks.

“Narasi ‘tengil’ dan ‘tidak sopan santun’ tidak tepat ditujukan kepada Gibran. Seperti yang kita tahu juga, tidak ada satupun informasi yang disampaikan oleh gibran yang mengandung bohong, fitnah, ataupun hoaks.” Ujarnya.

Grace juga menegaskan jika harus membandingkan penampilan Gibran dengan penampilan Anies Baswedan serta Ganjar Pranowo dalam debat capres sebelumnya, Ahad (7/1/2024), terlihat sekali bahwa kedua Capres tersebut seperti berlomba-lomba untuk mem-bully Prabowo Subianto dengan memberikan nilai rendah atas performa kerjanya, serta mengeluarkan info negatif yang salah terkait dengan kepemilikan lahan.

“Jika harus membandingkan tentang sopan santun, maka debat capres sebelumnya sangat terlihat. Anies Baswedan dan Ganjar Pranowo terlihat menyerang Pak Prabowo, menilai rendah, dan mengatakan info yang tidak benar tentang kepemilikan lahan.” Tuturnya.

Jika dibandingkan kembali, Grace mengatakan bahwa Umur dari Prabowo sendiri adalah 72 tahun, sementara umur dari Anies 54 tahun, dan Ganjar 55 tahun. Jika dibandingkan, Prabowo seharusnya dihormati dan di hargai tanpa harus menyerang secara personal hanya karena kalah suara.

“Jika mereka berdua dibandingkan dengan umur Pak Prabowo, Masih bocil dong? tapi kok gaada yang bilang mereka tengil? Kami bahkan hingga saat ini tidak mengatakan mereka tengil atau tidak tahu sopan santun.” Ucap Grace.

Dalam debat adu gagasan antara ketiga cawapres tersebut , diketahui sedang membahas topik seputar pembangunan berkelanjutan, sumber daya alam, lingkungan hidup, energi, pangan, agraria, masyarakat adat dan desa. Adu gagasan tersebut dinyatakan terjadi dengan sangat panas setelah terlihat Gibran seperti mendesak kedua calon lainnya dengan gagasan yang dirinya katakan.

Hampir Tersalip..!!! Elektabilitas Ganjar-Mahfud Naik Drastis Setelah Debat Ketiga

SEKITARSEMARANG – Setelah diadakan debat capres 2024 ketiga pada 7 Januari lalu, elektabilitas dari pasangan capres-cawapres nomor urut 3, Ganjar Pranowo-Mahfud MD naik dengan drastis dan mendekati pasangan capres-cawapres nomor urut 2, Prabowo-Gibran.

Lingkaran Survei Indonesia (LSI) awalnya mengemukakan bahwa hasil jajak pendapat yang bertajuk “Konferensi Pers Denny JA: Terbukanya Peluang Satu Putaran?”. Dalam survey tersebut memperlihatkan bahwa elektabilitas pasangan Ganjar Mahfud hampir menyaingi Prabowo Gibran dan mengungguli Anies Muhaimin.

Survei yang di adakan oleh LSI ini dilakukan pada 3-11 Januari 2024 yang diikuti oleh sekitar 1.200 responden dari berbagai wilayah dengan teknik pengumpulan data survei menggunakan wawancara tatap muka dengan kuesioner. Dalam survei tersebut, survei ini menggunakan metode kuantitatif, kualitatif, analisis media, in-depth interview, dan focus group discussion, dengan margin of error survei hingga 2,9 persen.

Pada Kamis (18/1/2024), Peneliti Senior LSI Denny JA, Ardian Sopa mengumumkan bahwa Ganjar-Mahfud saat ini meraih elektabilitas sebesar 24,8 persen, dan telah berada di posisi kedua sebelum pasangan nomor urut 2 Prabowo-Gibran yang meraih elektabilitas sebesar 46,6 persen pada Januari 2024.

Sementara itu, untuk pasangan nomor urut 1, Anies Baswedan-Muhaimin Iskandar memiliki elektabilitas sebesar 22,8 persen. Diketahui juga bahwa 5,3 persen responden lainnya memilih untuk tidak menjawab atau masih bimbang, dan 0,5 persen suara tidak sah.

“Dari data yang sudah kami peroleh, jerlihat bahwa pasangan Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka meraih elektabilitas diatas kedua paslon lainnya, yakni pada November awal 40%, kemudian 42, 41, 43, dan saat ini telah meraih 46,6 persen yang menjadikannya urutan pertama paslong dengan elektabilitas terbesar.” Ucap Ardian.

“Sementara itu, untuk paslong Ganjar Pranowo dan Mahfud MD, elektabilitas awalnya adalah 28,24,26, kemudian 22, dan sekarang menyentuh angka 24,8 persen.” Sambung Ardian.

Di sisi lain, paslon Anies-Muhaimin menelan kabar pait setelah elektabilitas yang dia miliki turun jauh saat ini. Pada awal 2024, tepatnya di bulan Januari, paslon Anies Baswedan dan Muhaimin Iskandar hanya meraih 22,8% elektabilitas. Angka tersebut diketahui turun setelah sebelumnya pada Desember 2023, paslon nomor urut 1 tersebut berada pada 25,8 persen.

“Untuk elektabilitas dari paslon Anies Baswedan dan Muhaimin Iskandar pada Desember pernah mengungguli Ganjar-Mahfud, dimana Anies-Muhaimin 25,3% sementara Ganjar Mahfud 22,9%. Saat ini posisi menjadi terbalik, pasangan Anies-Muhaimin 22,8% sementara Ganjar-Mahfud 24,8 persen.” Jelas Ardian.

Makin Kuat..!!! Relawan Anies Dan Ganjar Pindah Haluan Dukung Prabowo-Gibran

SEKITARSEMARANG – Saat ini, diketahui bahwa beberapa pendukung dari Capres No Urut 1 dan 3, Anies Baswedan Dan Ganjar Pranowo, mulai pindah haluan untuk mendukung Capres no urut 2, Prabowo Subianto bersama dengan Cawapresnya, Gibran Rakabuming Raka pada Pilpres 2024 yang akan mendatang. Pendukung tersebut diketahui merupakan relawan turun tangan pendukung Anies Baswedan-Muhaimin Iskandar dan relawan Sahabat Ganjar Pranowo (SGP).

Hal tersebut disampaikan oleh Wakil Komandan Golf Tim Kampanye Nasional (TKN) Prabowo-Gibran, Ahmad Gojali Harahap yang mengklaim bahwa saat ini ada banyak pendukung Anies dan Ganjar yang beralih untuk dukung pasangan calon nomor urut 2.

“Setelah debat pilpres yang ketiga dilakukan, akhir-akhir ini banyak yang beralih untuk dukung Pak Prabowo. Dukungan kepada Pak Prabowo itu semakin banyak setiap hari dan mengalir terus.” Ucap Gojali dalam konferensi pers di Media Center,TKN.

Ahmad Gojali mengatakan bahwa hal tersebut bisa dipastikan menambah kekuatan pasangan Prabowo-Gibran di Pilpres 2024 dalam satu putaran. Dengan banyaknya dukungan suara, pasangan Prabowo-Gibran bisa menempati prediksi tertinggi dalam Survey Pemilihan Presiden 2024.

“Dengan ini, saya harapkan kehadiran teman-teman ini bisa menambah kekuatan untuk kita semua bisa menang sekali putaran.” Tutur Gojali.

Inisiator Gerakan Turun Tangan Di Yogyakarta, Sanghyang Sukma Wahyu Abadi, mengatakan bahwa dirinya bersama beberapa kelompoknya berhenti mendukung Anies dalam Pilpres 2024, alasan dari dukungannya berhenti dikarenakan tidak ingin gerakan tersebut terlibat dalam politik praktis.

“Kami semua punya kesepakatan bersama-sama bahwa Turun Tangan tidak akan pernah digunakkan sebagai gerakan politik praktis dari apapun, untuk mendukung apapun, termasuk juga inisiator.” Ucap Sukma.

Sukma juga mengatakan bahwa pihaknya juga mengatakan bahwa penyebab lain dari berhentinya dukungan terhadap pasangan Anies-Muhaimin dikarenakan debat Pilpres ketiga yang sebelumnya telah diselenggarakan. Menurutnya, dalam debat tersebut, Anies tidak sejalan dengan pemahaman Kelompok Gerakan Turun Tangan karena telah menyerang secara personal kepada Capres nomer urut 2, Prabowo Subianto.

“Secara pandangan, Pak Prabowo memang tidak terlalu pandai dalam merangkai kata-kata saat berdialog, tetapi kami telah melihat bahwa Pak Prabowo melakukan baktinya terhadap negeri ini dengan baik. Hal tersebutlah yang menjadi salah satu alasan kami saat ini mendukung Prabowo-Gibran.” Ucap Sanghyang Sukma Abadi.

Selain itu, Wakil Direktur Representatif TPN Ganjar-Mahfud, Zieko CH Odang, bersama dengan Juru Kampanye Nasional (Jurkamnas) TPN Ganjar-Mahfud, Luhut Parlinggoman Siahaan, mengatakan bahwa keduanya saat ini ikut bergabung dengan kelompok pendukung Prabowo-Gibran.

Dalam pernyataannya, Zieko mengatakan bahwa dirinya sukarela bergabung dengan TKN Fanta Prabowo-Gibran setelah melihat program dan komitmen yang dilakukan oleh Prabowo-Gibran sangat relevan dengan kemajuan bangsa Indonesia.

“Saya, selaku salah satu orang yang tergabung dalam TPN Ganjar-Mahfud dan masih aktif, dengan ini menyatakan bahwa saat ini telah mengundurkan diri. Saya secara sukarela bergabung terhadap TKN dan turut membantu mensukseskan keberhasilan dari Pak Prabowo dan Gibran.” Ucap Zieko.

Lebih lanjut, Zieko juga mengatakan bahwa dirinya sangat setuju dengan visi misi yang dikemukakan oleh Prabowo. Selain masuk akal, program dari Pak Prabowo sangat bagus dan kreatif.

“Dari sini saya lihat dan cermati bahwa beberapa visi serta misi yang ada di Pak Prabowo itu mencerminkan komitmen, sama seperti tim TKN, komitmen yang dilakukan oleh beliau kepada negara ini begitu besar. Program-program ini juga sangat bagus, kreatif dan yang ada di TKN ini sangat kompak tanpa adanya perselisihan satu sama lain.” Lanjut Zieko.

Survei Politika Rilis Hasil Survei Terkini Capres Cawapres, Prabowo-Gibran Punya Angka Tertinggi..!!!

SEKITARSEMARANG – Sebelumnya, KPU telah menetapkan tiga pasangan Capres dan Cawapres yang telah memenuhi ketentuan pasal 220 Undang-Undang 2017 dimana partai politik atau gabungan partai politik bisa mendaftarkan bakal pasangan calon, yaitu telah memenuhi ketentuan 25% kursi di DPR atau 25% perolehan suara secara sah.

Pasangan pertama merupakan Anies Rasyid Baswedan sebagai Capres, dengan Muhaimin Iskandar sebagai Cawapres. Pasangan kedua yakni Ganjar Pranowo sebagai Capres, dan Mahfud MD sebagai Cawapres. Sementara yang ketiga, Prabowo Subianto sebagai Capres, dan Gibran Rakabuming Raka sebagai Cawapres.

Ketiga pasangan Capres dan Cawapres Indonesia pada 2024 semakin memanas hingga kini. Banyaknya kekuatan suara diantara ketiga pasangan tersebut. Para masyarakat juga terlihat antusias kepada ketiga calon Capres Cawapres yang sedang melakukan upaya kampanye dan memberikan kontribusi besar kepada masyarakat.

Lembaga Survei Politika Research And Consulting saat ini telah merilis hasil survei terkini elektabilitas capres dan cawapres pada Pilpres 2024 yang akan mendatang. Hasil dari survei tersebut, diperlihatkan bahwa Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka unggul atas pasangan Anies Baswedan-Muhaimin Iskandar, dan Ganjar Pranowo-Mahfud Md.

Survei tersebut digelar pada 20-27 Desember 2023 terhadap 1.200 responden di Indonesia. Populasi survei merupakan seluruh WNI yang minimal berusia 17 tahun.

Survei tersebut diketahui memakai teknik wawancara tatap muka dengan supervisi berlapis oleh supervisor pusat, koordinator area, koordinator lapangan, call check, dan tim cleaning. Pemilihan sampel juga dilakukan dengan multistage random sampling dengan margin of error sekitar +2,7 persen dengan tingkat kepercayaan 95 persen.

Direktur Eksekutif Politika Research And Consulting, Rio Prayogo mengatakan bahwa elektabilitas Prabowo-Gibran unggul persentase 42,4%. Posisi kedua ditempati oleh Anies-Cak Imin dengan 28%, kemudian posisi ketiga oleh Ganjar Mahfud Md dengan 21,8%.

“Kita menggunakan simulasi kertas suara yang mirip dengan spesimen di KPU. Jawabannya adalah pasangan 02, Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka ada di peringkat pertama, Anies-Muhaimin berada di peringkat kedua, dan yang terakhir pasangan Ganjar-Mahfud.” Ucap Rio.

Rio juga mengatakan bahwa diantara hasil survei tersebut, terdapat 5,0% orang yang merahasiakan/belum menentukan pilihan terhadap Capres Cawapres 2024 yang akan datang. Diketahui, ada juga sekitar 2,8% orang yang tidak tahu harus memilih siapa.

Akan tetapi, hasil survei tersebut belum bisa memastikan suara dari semua rakyat Indonesia di seluruh wilayah. Hasil survei tersebut hanya menunjukan segelintir orang dari setiap wilayah untuk memilih Capres dan Cawapres yang populer dan dipilih begitu banyak orang.

Pelaksanaan Pemilu 2024 diatur dalam Peraturan KPU (PKPU) Nomor 3 Tahun 2022 Tentang Tahapan dan Jadwal Pemilu 2024. Momen itu puncak pemungutan suara untuk memilih Presiden, Wakil Presiden, anggota DPR, anggota DPRD Provinsi, anggota DPRD kabupaten/kota, dan anggota DPD.