SEKITARSEMARANG – Pada Rabu (24/1/2024), Beredar sebuah video porno terlihat diperankan oleh dua pelajar tingkat SMK di Tulungagung beredar di sejumlah media sosial (medsos) dan aplikasi perpesanan.

Kepala Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (UPPA) Satreskrim Polres Tulungagung, Ipda Fatahillah Aslam, mengatakan bahwa unitnya telah menerima laporan dari orang tua korban terkait video porno pelajar dari Tulungagung tersebut. Kedua pelapor tersebut dari Kecamatan Campurdarat dan Kecamatan Boyolangu.

“Orang tua dari korban kasus video syur tersebut sudah melaporkan ke Unit Pidana Khusus pada Sabtu (20/1/2024), karena korban anak-anak, akhirnya dilimpahkan ke Unit PPA kemarin. Statusnya tersebut hingga saat ini masih daam penyelidikan.” Ucap Aslam.

Orang tua korban telah mendapatkan kiriman video dari nomor tidak dikenal melalui aplikasi pesan secara tiba-tiba. Terlihat dalam pesan tersebut, ada puluhan video perbuatan tidak senonoh yang dilakukan oleh anaknya dengan pasangannya.

Dalam video yang beredar tersebut, kedua pemeran tersebut memakai seragam sekolah yang berlogo salah satu SMK di Tulungagung. Jumlah dari video tersebut juga terdapat 26 video dan 20 foto bugil korban.

“Kemudian itu, pelapor mengkonfirmasikan ke anaknya tersebut, dan ternyata saat ini diakui oleh anaknya tersebut.” Ucap Aslam.

Setelah mengatahui hal tersebut, pihaknya saat ini telah melakukan pemeriksaan terhadap pelapor. Rencananya polisi juga akan memanggil korban untuk dimintai keterangan. Menurut pihak dari kepolisian, saat ini kasus tersebut masih dalam tahap perkembangan yang lebih melanjut.

Hingga saat ini, peredaran foto dan video syur tersebut menjadi ramai dan telah diperbincangkan di media sosial. Sejumlah warganet menyebutkan pemeran dalam video tersebut merupakan pelajar di Tulungagung.